Total Tayangan Laman

Senin, 25 Januari 2010

RAHASIA SYUKUR

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Sungguh bahagia urusan orang beriman, jika mendapat musibah dia bersabar, jika mendapat nikmat dia bersyukur
(Hadist Nabi Muhammad SAW)

Hadist Nabi Saw diatas mengajarkan kepada kita untuk bersabar dalam menghadapi musibah, dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat, dan itulah yang mendatangkan kebahagiaan kepada kita. Pada bab sebelumnya, kita telah membahas tentang keutamaan sabar. Saat ini kita akan memfokuskan pada Rahasia kebahagiaan dibalik sikap bersyukur.
Kenapa kita mesti bersyukur? Jawabannya karena begitu banyak karunia dan nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah kepada kita. Bagi kita yang beriman, kita yakin bahwa semua yang kita miliki, nikmati dan dapatkan merupakan pemberian Allah kepada kita. Kehidupan itu sendiri merupakan nikmat terbesar yang Allah berikan kepada kita. Lihatlah udara, air, tanah, makanan, minuman dan semua yang bisa kita nikmati di alam ini sudah ada dengan sendirinya. Begitu juga dengan apa yang ada dalam diri kita, semuanya patut kita syukuri. Pikiran kita, kesehatan kita, usia kita, otak kita yang luar biasa, jantung kita, dan seluruh anggota tubuh kita adalah harta kekayaan yang tak ternilai harganya, dan semua itu sudah diberikan kepada kita semenjak kita dilahirkan didunia ini.
Allah swt sendiri sudah berfirman pada Al Qur’an Surat Ibrahim : 7, bahwa siapa yang bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya, maka nikmat itu akan ditambah-Nya, namun siapa yang kufur atas nikmat-Nya, maka Allah akan memberikan azab yang pedih. Hal ini menunjukkan kalau kita berterima kasih dan bersyukur kepada Allah, maka nikmat yang akan kita terima akan bertambah.
Semua yang terjadi dalam hidup ini patut kita syukuri, walaupun peristiwa yang terjadi itu, kadangkala tidak menyenangkan bagi kita diawalnya. Baik dan buruknya suatu kejadian, pasti memiliki hikmah yang tetap baik, jika kita pandai mensyukurinya.

Jika ada orang yang mendapatkan nikmat dia bersyukur maka itu wajar. Namun jika ada orang yang mendapatkan keburukan ataupun hal yang tidak diinginkannya namun masih dapat bersyukur, maka hal ini adalah luar biasa.
Misalkan ketika kita ternyata mengalami kegagalan dalam pekerjaan, yaitu kita diberhentikan dari tempat kita bekerja. Kejadian ini pasti tidak diinginkan oleh semua orang yang bekerja. Namun jika kita lihat dari kacamata syukur, maka hikmahnya Allah menyuruh kita untuk menjadi orang yang mandiri, misalnya dengan cara berwirausaha. Banyak orang yang sukses berwirausaha, setelah dia diberhentikan dari pekerjaannya. Saya pernah mendengar sebuah kisah seseorang yang diberhentikan dari pekerjaannya, pada awalnya hal itu membuatnya terpukul. Namun karena tuntutan ekonomi, dia tidak ingin lama-lama larut dalam kesedihan, dia mencoba untuk melamar pekerjaan lain, tapi tetap dia tidak diterima. Akhirnya dia memutuskan untuk membangun usaha sendiri, dan sekarang usahanya tersebut sukses, bahkan penghasilannya melebihi berkali-kali lipat dari pekerjaan yang dilakukan sebelumnya. Setelah menyadari hal ini, dia bersyukur dengan sangat mendalam kepada Allah. Seandainya dia tidak dipecat dulu, maka dia tidak akan bisa sesukses ini, mungkin dia tetap akan jadi orang gajian seumur hidup.
Oleh karena itu tidak ada yang patut kita sesali dan tangisi didunia ini. Justru segalanya patut kita syukuri. Kegagalan itu bersifat sementara, dan memiliki hikmah yang mendalam, untuk membuat diri kita menjadi lebih kuat dan lebih baik, dari yang sebelumnya.
Sebagai contoh lain, ada sebuah kisah tentang seorang raja yang suka berburu. Raja ini memiliki seorang penasihat yang dekat dengannya. Setiap berburu si penasehat ini selalu dibawanya. Suatu hari ketika berburu, jari kelingking tangan raja terluka sehingga putus terkena pedangnya sendiri. Si Raja bertanya kepada penasihatnya, apa makna dari kejadian ini.
Kemudian si penasehat mengatakan, walau bagaimanapun buruknya kejadian ini, Raja harus tetap bersyukur, masih beruntung hanya jari kelingking saja yang putus. Mendengar ucapan si penasehat Raja menjadi marah, karena Raja mengartikan si penasehat seakan senang raja mendapatkan musibah. Saking murkanya, Raja memenjarakan penasehatnya tersebut seumur hidup, dan mencari penasehat yang lainnya.
Seiring dengan perjalanan waktu, Raja dan penasehat barunya, ini tetap menjalankan hobinya berburu. Pada suatu hari, karena keasyikan berburu, sehingga Raja dan penasehat ini terpisah dari pasukan pengawal. Raja tersesat sampai ketengah hutan belantara, yang belum pernah dilaluinya sebelumnya. Tiba-tiba Raja dikepung oleh sekelompok orang, yang merupakan suku primitif pemangsa manusia. Ketika akan memangsa Raja dan penasehatnya, mereka memeriksa seluruh tubuhnya, karena mereka hanya memangsa manusia yang lengkap anggota tubuhnya. Ketika mendapati Si Raja yang jari kelingkingnya tidak ada, akhirnya dia melepaskannya, namun mereka tetap menjadikan penasehat Raja sebagai mangsa, karena seluruh tubuhnya utuh, tidak ada yang cacat.
Setelah dilepaskan Raja berusaha mencari jalan keluar dari hutan. Akhirnya dia berhasil, dan kembali ke istananya. Sesampai di istana si Raja merenung akan kejadian ini. Disinilah dia teringat akan nasehat, dari penasehatnya terdahulu, yang mengatakan apapun kejadiannya patut disyukuri. Dia merasa menyesal telah memenjarakan penasehatnya, karena tidak mampu melihat apa makna dari rasa syukur yang disampaikan penasehatnya. Segera raja memerintahkan untuk membebaskan penasehatnya, kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya. Bahkan Raja meminta maaf kepadanya, mengangkatnya lagi sebagai penasehat dan memberinya hadiah sebagai kompensasi hukuman yang diterimanya selama ini. Apa yang dikatakan penasehat menghadapi sikap raja tersebut? Dia berkata, saya telah memaafkan baginda, bahkan saya merasa bersyukur telah dipenjara, kalau tidak mungkin saya yang akan dijadikan mangsa oleh suku yang telah memangsa penasehat Raja pengganti saya katanya.
Berdasarkan kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran, tentang betapa pentingnya sikap bersyukur dalam menghadapi kehidupan ini. Ketika kita bersyukur, berarti kita percaya bahwa Allah selalu akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Pastilah memang demikian adanya, karena Tuhan itu selalu cinta dan kasih kepada makhluk-Nya, hanya kita yang sering lupa bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya.
Ada beberapa manfaat dari sikap bersyukur ini kepada kita. Pertama, syukur akan mendatangkan ridho dan nikmat yang lebih besar dari Allah swt, sebagaimana yang telah kita ungkapkan dalam ayat yang mengatakan “siapa yang bersyukur akan aku tambah nikmatku, sedangkan siapa yang kufur (membangkang) maka akan aku beri azab yang pedih”.
Kedua, syukur akan menghindarkan kita dari musibah dan azab dari Tuhan, sebagaimana yang dinyatakan pada ayat diatas.
Ketiga, syukur akan memberikan ketenangan hati dan jiwa kita. Sebagai contoh, kisah yang telah kita ceritakan diatas. Contoh lainnya adalah kehidupan kita sehari-hari. Jika kita cendrung melihat keatas, melihat orang yang lebih sukses atau lebih kaya dibanding kita, dan menyesali diri kenapa saya tidak seperti mereka, maka hal ini akan membuat kita merasa tidak tenang dan selalu merasa kekurangan. Jika sebatas untuk memotivasi diri menajdi lebih baik tidak masalah, namun banyak diantara kita yang gara-gara melihat orang lain menjadi minder, tidak percaya diri, menyesali nasib, menyesali keadaan dan berbagai penyesalan lainnya. Padahal jika kita mencoba melihat, banyak orang yang lebih menderita dibandingkan kita, lebih susah hidupnya. Misalkan jika orang tua kita hanya seorang petani, dengan tingkat ekonomi yang sederhana. Maka seharusnya kita bersyukur karena betapa banyak anak didunia ini, yang dilahirkan tanpa orang tua, bahkan yang lebih menyedihkan dibuang oleh orang tua kita sendiri. Sementara orang tua kita walaupun dengan ekonomi dan penghasilan yang sederhana, masih tetap menyayangi dan merawat kita dengan penuh cinta dan tanggung jawab. Lalu apa alasannya kita tidak bersyukur?
Oleh karena itu jika pekerjaan kita hari ini masih belum mampu membuat kita kaya, maka bersyukurlah, karena banyak orang yang tidak punya pekerjaan dan begitu susah mencari pekerjaan. Jika hari ini rumah anda masih kecil dan sederhana, maka bersyukurlah karena banyak orang yang tidak punya rumah. Jika hari ini anda telah dikaruniai anak, dan anda merasa kerepotan untuk merawat dan membesarkannya, maka bersyukurlah karena begitu banyak pasangan yang bertahun-tahun menikah, telah berobat kemana saja, namun tidak kunjung memiliki anak yang menjadi pelanjut keturunannya.
Keempat, orang yang bersyukur akan disenangi dan dicintai orang lain. Dalam hubungan sesama manusia. Orang yang pandai berterima kasih dan bersyukur atas kebaikan dan pemberian orang lain kepadanya, jelas akan membuat hati si pemberi akan merasa senang. Sehingga kedepan dia pun tidak ragu untuk membantu dan memberikan lebih. Sebaliknya jika kita tidak pandai berterima kasih, maka pastilah kita akan dibenci oleh manusia. Satu kalimat bijak mengungkapkan, “Orang yang baik adalah orang yang selalu mengingat kebaikan orang lain dan pandai berterima kasih, namun melupakan kebaikannya kebaikannnya pada orang lain”.
Sedangkan orang yang tidak pandai bersyukur, akan mudah mengalami stress, dan kegelisahan hati. Hal itu disebabkan karena dia selalu merasa tidak puas dan merasa kurang atas rezki dan kondisi yang dia miliki. Dia selalu memiliki perasaan negative dalam diri. Disamping itu jelas dia akan dibenci dan tidak disukai orang lain, karena tidak tahu berterima kasih atas kebaikan orang. Orang tidak akan mau lagi membantu kesulitannya, karena sudah dibantu ternyata dia tidak menghargai bantuan orang.
Para ilmuwan kontemporer saat ini pun menyadari betapa dahsyatnya kekuatan bersyukur ini untuk mendatangkan manfaat yang besar dalam kehidupan kita. Rhonda Byrne dalam buku The Secret mengatakan bahwa syukur adalah proses penuh daya, dan menjadi rahasia dari para guru besar sepanjang sejarah. DR Joe Vitale, mengatakan, apa yang dapat anda lakukan saat ini untuk mulai mengubah hidup? Hal pertama yang dapat anda mulai adalah membuat daftar hal-hal yang anda syukuri. Ini akan memindahkan energy dan mulai memindahkan pikiran anda.
Marchi Shimoff salah seorang guru the secret mengatakan, syukur adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan ke dalam hidup anda.
Pernyataan ini ditambahkan oleh pandangan DR John Demartini, yang mengatakan apapun yang kita pikirkan dan syukuri, kita akan mendapatkannya lagi.
Sedangkan Wallace Wattles mengatakan orang yang tidak mau bersyukur akan miskin dalam hidupnya. “banyak orang yang menjalani hidup dengan cukup benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur”. Dia menambahkan “bersyukur setiap hari adalah salah satu syarat untuk mendatangkan kekayaan”.
Rhonda Byrne menegaskan “ mustahil mendatangkan lebih banyak hal kedalam hidup anda, jika anda tidak merasa bersyukur dengan apa yang sudah anda miliki. Mengapa?karena pikiran dan perasaan yang anda pancarkan ketika anda tidak merasa bersyukur adalah emosi-emosi negative. Apakah itu iri hati, kekesalan, ketidakpuasan atau perasaan-peraan tidak cukup, semua itu tidak akan mendatangkan apa yang anda inginkan. Semua itu hanya dapat memantulkan apa yang tidak anda inginkan. Mulai sekarang juga bersyukurlah untuk apa yang sudah anda miliki.
Bentuk rasa syukur itu adalah dengan mengungkapkannya. Jon Assaraf seorang guru The secret juga, selalu mengungkapkan rasa syukurnya setiap hari. Setiap pagi dia terbangun selalu mengucapkan terima kasih. Katanya “bagi saya, syukur adalah suatu latihan yang penuh daya. Setiap pagi saya bagnun dan berucap “terima kasih”. Setiap kaki menyentuh lantai “terima kasih”. Kemudian saya mulai memikirkan apa yang saya syukuri sambil menyikat gigi.
Pendapat para guru the secret ini, ternyata sesuai dengan yang dinyatakan Allah swt dalam al qur’an berabad-abad yang lalu, pada ayat yang kita sampaikan sebelumnya, bahwa siapa yang bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kepadanya. Begitu juga dengan hadist nabi yang mengatakan bahwa setiap bangun pagi kita harus berdoa dengan rasa syukur, kepada Allah. Doa yang kita ucapkan “Segala puji dan syukur bagi Mu Ya Allah, yang telah menghidupkan/membangunkan kami, setelah Engkau matikan kami”. Kita pun diajarkan untuk selalu menguncapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, yang artinya segala puji dan syukur bagi Mu Ya Allah, Tuhan Semesta alam. Ternyata inilah rahasia dibalik syukur itu.
Bagaimana cara kita bersyukur? Pertama, ungkapkan rasa syukur kita tersebut dengan lisan kita. Ucapkanlah Alhamdulillah, jika anda seorang muslim. Ucapkan terima kasih pada orang yang telah membantu dan berjasa pada anda. Ucapan terima kasih pada istri/suami atas jasa mereka merupakan sebuah obat mujarab untuk keharmonisan hubungan anda. Ucapan terima kasih pada anak yang sudah membantu anda, merupakan pembesar dan penyenang hati mereka.
Pengungkapan rasa syukur itu diperlukan, agar hati kita dapat merasakannya. Syukur itu tidak cukup hanya dalam hati saja. Kita harus mau mengucapkannya, karena kata-kata itu adalah doa, dan memiliki keajaiban tersendiri. Yvonne Oswald menulis buku yang judulnya keajaiban kata-kata yang intinya kata-kata dapat merubah dunia dan mengubah hidup anda. Ucapkanlah kata-kata positif, maka hidup anda kan berubah menjadi positif. Dia mengatakan setiap kata yang anda ucapkan dan pikirkan adalah kendaraan pribadi anda didalam perjalanan menuju kebahagiaan. Kata-kata menyusun tujuan anda serta kecepatan anda untuk tiba disana. Kata-kata mengubah urutan DNA anda dengan mencipta ulang masa depan anda menciptakan kemungkinan-kemungkinan kuantum yang memungkinkan anda mengendalikan nasib. Kata-kata dan pikiran membentuk karakter anda.
Kedua, janganlah berlaku sombong dan lupa diri atas banyaknya nikmat yang kita miliki. Jangan merasa semua harta, jabatan ataupun kekayaan yang kita miliki adalah semata-mata, hasil usaha kita. Kita harus meyakini, bahwa semua itu adalah pemberian Allah swt kepada kita. Kesombongan hanya akan menimbulkan kemurkaan Allah dan kebencian manusia pada kita. Kita bisa melihat bagaimana efek kesombongan bagi Fir’aun yang sudah diberi nikmat menjadi Raja, namun mengaku sebagai Tuhan. Banyak orang yang sombong karena nikmat, akhirnya jatuh oleh kenikmatan itu sendiri. Jangan sombong karena nikmat jabatan yang kita miliki, karena kelak nikmat itu akan meninggalkan kita. Justru jadikan nikmat itu untuk menambah kecintaan manusia, bukan kebencian manusia kepada kita.
Ketiga, ungkapkan syukur itu dengan perbuatan, yaitu berbuat baik dan membantu sesame manusia. Nikmat yang kita miliki harus mau kita bagi dengan sesame manusia. Kita harus mau memberi. Pada bab tentang Quantum kebaikan, kita membahas secara panjang lebar, bagaimana efek kebaikan pada kita. Berbuat baik pada sesame, akan mendatangkan kebaikan yang lebih besar pada diri kita. Inilah ungkapan rasa syukur yang sangat kuat, yaitu syukur dengan perbuatan
Keempat, ungkapkan rasa syukur dengan menggiatkan ibadah dan ketaatan kepada Allah. Dengan beribadah dan menyembah kepada-Nya, berarti kita berterima kasih, atas semua pemberian yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Tentu saja ungkapan terima kasih itu tidak cukup hanya dengan kata-kata, harus kita realisasikan dalam bentuk perbuatan. Tuhan telah menciptakan kita didunia adalah untuk beribadah dan menyembah kepada-Nya. Maka ketika kita beribadah menyembah Allah, maka akan membuat Allah ridho kepada kita. Kalau Allah sudah ridho, rezki, kebahagiaan, kesuksesan sejati akan kita raih didunia ini. Inilah rahasia dibalik syukur itu.

Tidak ada komentar:

CONSISTENT TO SUCCESS

CONSISTENT TO SUCCESS