Total Tayangan Laman

Kamis, 13 Februari 2014

5 KEKUATAN PEMBANGUN ETOS KERJA SUKSES



Boy Hadi Kurniawan


Untuk membangun etos kerja sukses tersebut ada 5 kekuatan yang mesti kita bangkitkan dalam diri kita. 5 kekuatan itulah yang akan mengantarkan kita untuk meraih sukses sejati dunia dan akhirat. Ketika kita mampu membangkitkan kekuatan itu maka kita akan menjadi pribadi dahsyat. Kekuatan itu adalah kekuatan spiritual (spiritual power), kekuatan emosional (emotional power), kekuatan pemikiran (mind power), kekuatan sikap mental (mental attitude), dan kekuatan fisik (phisyical power).
Sesungguhnya dalam diri kita terdapat raksasa yang sedang tidur sebagaimana kata Anthony Robbins dalam bukunya Awaken The Giant Within yaitu bangunkan raksasa yang ada dalam dirimu. Atau seperti kata Colin Rose dalam Accelerated Learning “Your Brain Its Just Like a Sleeping Giant” Otak anda seperti Raksasa tidur. 5 kekuatan ini adalah raksasa yang sedang tidur dalam diri anda yang jika anda berhasil membangunkannnya maka anda akan sukses. Berikut penjelasannya :
  
Kekuatan Pemikiran atau Intelektual ( Mind Power)
Kekuatan intelektual atau kekuatan pikiran adalah salah satu kecerdasan dan potensi yang dimiliki manusia. Pikiran yang sehat adalah pikiran yang dibimbing oleh kecerdasan spiritual dan emosional. Karena kalau tidak pikiran bisa membahayakan bagi keselamatan manusia dan dunia. Dengan pikiran manusia mampu menghasilkan ide dan gagasan kreatif dan produktif yang bermanfaat untuk kehidupan. Manusia bisa menciptakan teknologi canggih seperti pesawat terbang, telpon, internet, senjata canggih, robot, nuklir, gedung pencakar langit, karya-karya yang indah dan sebagainya. Itu adalah produk intelektual manusia yang bisa bermanfaat.
Tapi dengan akal dan pikiran manusia juga bisa menghasilkan pemikiran yang destruktif seperti menghasilkan bom pemusnah massal, senjata pembunuh biologis, teknologi pornografi ataupun penipuan atau kebohongan canggih yang dilakukan oleh para koruptor baik di instansi pemerintah ataupun swasta. Oleh karena itu sekali lagi, kecerdasan intelektual harus dibimbing oleh kecerdasan spiritual sehingga tidak melakukan kejahatan, harus dimbimbing oleh kecerdasan emosional sehingga tidak menipu dan merugikan orang lain
Para ahli kesuksesan dan orang-orang yang sukses mengatakan bahwa manusia adalah seperti apa yang dipikirkannya. Kita akan menjadi seperti yang kita pikirkan. Kalau kita berpikir negative maka hasilnya akan buruk dan negative. Sebaliknya jika kita berpikir positif maka hasilnya pun akan positif. Kebanyakan orang gagal karena terbiasa berpikir negative yaitu berpikir bahwa dia tidak bisa, berpikir hal-hal yang jelek dan porno, berpikir buruk sangka pada orang lain, buruk sangka pada diri sendiri, buruk sangka pada Allah serta selalu membayangkan hal-hal yang jelek dan buruklah yang akan terjadi. Akibatnya mereka mudah putus asa, stress, frustasi dan akhirnya bisa gila atau bunuh diri. Bahkan pikiran negative bisa memicu sakit jantung, darah tinggi dan stroke. Semuanya akibat cara berpikir yang negative. Betapa banyak manusia yang seperti ini yang dihukum dan dihakimi oleh pikirannya sendiri akibat dari memelihara pikiran negative.
Oleh karena itu kita harus mampu menumbuhkan cara berpikir positif dengan cara memikirkan hal-hal yang positif. Berpikir bahwa kita bisa dan mampu melakukan apapun yang kita inginkan, asalkan kita mau berusaha. Berusaha untuk berbaik sangka pada orang lain dan Allah swt. Bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik pada hamba-Nya. Sehingga pikiran positif akan membuat hidup terasa bahagia, optimis, damai, baik hubungan dan pergaulan dengan orang lain. Secara fisik dia juga akan menjadi lebih sehat. Penemuan terbaru dari seorang pakar Neurologi Amerika dan Jepang mengatakan bahwa Pikiran dapat mempengaruhi sel dan DNA manusia. Pikiran dapat menyebabkan mutasi genetika. Baik mutasi yang positif ataupun negative
Bagaimana cara membangun kecerdasan intelektual dan pemikiran yang positif?
1.      Isilah pikiran kita dengan ilmu dan informasi yang bermanfaat. Pikiran kita seperti computer yang jika dimasukan software atau program yang baik maka hardware (otak) kita juga akan baik. Sebaliknya jika software atau programnya bervirus maka komputernya akan rusak dan “hang”.
2.      Biasakan diri memikirkan hal-hal yang kita inginkan, jangan memikirkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Miliki impian dan tujuan hidup yang jelas dan positif, miliki cita-cita yang tinggi. Pepatah mengatakan “ setiap kita memiliki potensi yang sama, yang akan membedakan kita kemudian adalah setinggi apa cita-cita dan tujuan hidup kita”.
3.      Bergaullah dengan orang-orang yang berpikir positif dan optimis
4.      Biasakan diri membaca buku setiap hari yang dapat memberi motivasi dan inspirasi, terutama al qur’an dan hadist
5.      Dobraklah rutinitas dan kebekuan berpikir. Miliki kreativitas. Jadilah orang yang suka melakukan hal-hal baru dan menyukai informasi baru, sehingga sel-sel otak kita hidup. Kecerdasan dan kejeniusan seseorang tergantung aktivasi sel otak ini. Sel ini aktif kalau dirangsang dengan informasi dan ilmu pengetahuan. Prof Tony Buzan menulis dalam buku Head Strong, bahwa otak manusia terdiri dari 1 trilyun sel. Sehingga jika digunakan untuk menyimpan informasi, dibutuhkan waktu 30 juta tahun untuk membuatnya penuh. Pikiran kita melahirkan 60.000 ide setiap harinya. Kita hanya membutuhkan satu ide untuk meraih sukses. Sebagaimana Archimedes yang menghasilkan ide tentang Hukum berat Jenis, ketika disuruh menghitung berat mahkota Raja. Atau sebagaimana Sosrodjoyo menemukan ide untuk membuat Teh dalam botol, yang dahulunya ditentang, sekarang bernilai milyaran rupiah
Kekuatan Spiritual
Kekuatan atau kecerdasan Spiritual adalah kekuatan utama yang dimiliki seorang manusia. Manusia yang memiliki kecerdasan spiritual adalah yang memiliki keyakinan dan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Allah swt. Mereka memahami dan mengetahui baik secara ilmu ataupun keyakinan terhadap keberadaan Allah swt. Mereka menyadari bahwa alam dan segala isinya ini diciptakan oleh Allah swt Tuhan Semesta Alam. Mereka mengetahui dan memahami, bahwa tidak mungkin dunia ini yang begitu teratur dan indah dalam sebuah system yang padu tercipta dengan sendirinya. Mestilah ada yang menciptakannya. Itulah Allah swt
Seorang yang memiliki kecerdasan spiritual adalah mereka yang mampu memaknai kehidupan ini. Mereka tidak sekedar mencari materi dalam hidup ini, tapi mereka mencari kebahagiaan dan kesuksesan sejati. Mereka menyadari bahwa hidup ini bukan hanya untuk mencari kesenangan, tapi untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain
Orang yang cerdas secara spiritual mampu mengendalikan diri dan emosinya agar tidak berbuat yang merusak dirinya ataupun merugikan orang lain. Bahkan mereka menjadi orang yang dengan keikhlasan membantu dan berbuat kebaikan bagi orang lain. Mereka memiliki kepribadian yang mulia dan bijaksana. Diantara karakter orang yang memiliki kecerdasan spiritual adalah :
1.         Yakin Kepada Allah
2.         Ikhlas dalam beramal
3.         Taat beribadah
4.         Jujur dalam perkataan dan perbuatan
5.         Suka membantu orang lain
6.         Sabar dalam menghadapi kesulitan hidup
7.         Bersyukur terhadap apapun yang terjadi pada dirinya
8.         Tidak melakukan perbuatan maksiat dan merugikan orang lain
9.         Berani dalam menghadapi kesulitan hidup dan tidak ada yang ditakutinya kecuali Allah swt.
Era sekarang ini, manusia mulai menyadari pentingnya membangun kecerdasan spiritual. Kehidupuan yang materialistic dan hedonistic telah menyebabkan manusia kehilangan makna akan arti kehidupan, sehingga banyak yang frustasi dan bunuh diri. Selama Tahun 2009 saja 30.000 orang Jepang mati bunuh diri (Metro TV 26 Desember 2009). Belum lagi yang gila, stress dan frustasi, tentu lebih banyak dari itu. Padahal secara materi dan teknologi orang Jepang telah jauh lebih maju. Tapi mereka mengalami krisis jiwa dan spiritual. Para pakar pengembangan SDM sudah menyadari kalau kita ingin membangun potensi manusia maka potensi spiritual tidak boleh diabaikan, bahkan harus diutamakan. Lalu bagaimana cara menjadi Pribadi yang cerdas secara Spiritual?
1.      Memiliki ilmu dan pengetahuan yang mendalam tentang agama dan Allah swt serta sifat-sifat-Nya (Asmaul Husna). Pengetahuan dan pemahaman sangat mempengaruhi keyakinan dan keimanan seseorang kepada Allah sehingga mempengaruhi kecerdasan spiritualnya. Oleh karena itu, untuk membangun kecerdasan spiritual, setiap kita harus memiliki ilmu. Ilmu yang utama adalah ilmu al qur’an dan hadist Rasulullah saw, yang menjelaskan kepada kita tentang Aqidah (Keyakinan/Pondasi Spiritual), Ibadah (Aplikasi spiritual), Syariat (Aturan Spiritual) dan Akhlak (Kepribadian Spiritual)
2.       Taat dalam beribadah kepada Allah swt sehingga menjadi pribadi yang tenang dan terkendali. Alalh swt berfirman dalam Qur;an Surat Adz zariyat : 56, “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku”. Ibadah yang terutama adalah shalat, doa, zikir, zakat, puasa dan ibadah haji bagi yang mampu
3.       Menjalankan perintah Allah dan Menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat yang dapat merusak spiritual. Menjauhkan maksiat misalnya dengan menjauhkan diri dari perbuatan zina, syirik atau mensekutukan Allah dengan percaya pada dukun ataupun tukang sihir. Termasuk memakai jimat dan mantra yang tidak ada dalam Qur’an dan Hadist
Kekuatan Emosional
Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi dan mengarahkan emosinya pada hal-hal positif. Manusia memiliki otak emosional yang disebut Amygdala. Manusia adalah makhluk yang memiliki emosi. Para ahli melakukan riset dan menyimpulkan bahwa 80 persen kesuksesan manusia tergantung pada kecerdasan Emosional. Salah satunya adalah Daniel Goleman dalam bukunya yang terkenal Emotional Intelligence (1995). Golemen mengatakan ditemukan kasus-kasus dalam kehidupan, orang yang cerdas secara intelektual namun secara emosional mereka bermasalah sehingga bermasalah pula kehidupannya
Contohnya adalah kisah nyata seorang Siswa di Amerika yang jenius. Seluruh mata pelajarannya mendapatkan nilai A. namun pada satu mata pelajaran dia gagal, dan emosi pada guru yang memberinya nilai jelek dengan mencoba melakukan pembunuhan pada guru tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga dapat melihat orang yang pintar dan cerdas tega menipu orang lain, menyakiti bahkan membunuh orang lain. Para ahli mengataka, para “maniak” atau orang yang dengan darah dingin melakukan penipuan, perkosaan, perampokan dan pembunuhan adalah mereka yang tidak memiliki kecerdasan emosional. Kenapa? karena menurut Goleman seseorang yang memiliki kecerdasan Emosional memiliki 5 ciri dan sifat sebagai berikut
1.      Mampu mengenali emosinya sendiri, misalnya dia sadar kalau dia sedang marah, sedang sedih, cemas, gembira, bahagia dan sebagainya
2.      Mampu mengendalikan emosinya sehingga tidak lepas control dan kendali diri
3.      Mampu mengenali emosi orang lain. Misalnya mampu mengetahui keadaan orang lain yang sedang marah, sedih atau gembira dari berinteraksi dan melihatnya.
4.      Bersikap empati atau peduli terhadap keadaan emosi orang lain serta mampu menyesuaikan diri dengan keadaan emosi orang tersebut.
5.      Mampu memotivasi diri sendiri untuk melakukan hal dan kerja yang harus dilakukannya
Emosi itu terdiri dari emosi positif dan emosi negative. Orang yang cerdas emosi adalah mereka yang mampu membuang dan mengontrol emosi negative sekaligus mampu menumbuhkan emosi positif dalam dirinya. Diantara bentuk emosi negative yang harus kita hindari dan kendalikan adalah
1.           Kemarahan
2.           Kecemasan
3.           Ketakutan
4.           Kesombongan
5.           Iri dan dengki
Sedangkan Emosi Positif yang harus kita bangun dalam diri adalah :
1.           Kepedulian
2.           Kepercayaan diri
3.           Kegembiraan dan keceriaan
4.           Keberanian
5.           Semangat
Kekuatan Sikap Mental
            Kekuatan mental adalah kemampuan seseorang untuk memiliki jiwa dan mental yang kuat dan tangguh, sehingga memiliki keuletan, kegigihan, tahan penderitaan, tabah, pantang menyerah, dan berani menghadapi tantangan kehidupan demi mencapai tujuan dan cita-cita hidupnya.
            Kekuatan mental ini dibutuhkan dalam menghadapi kehidupan yang penuh lika-liku dan penuh dengan ujian serta kesulitan. Banyak orang yang ketika menghadapi kegagalan dan kesulitan, mereka tidak sanggup bertahan, sehingga mengalami frustasi, lemah semangat, dan melarikan diri dari masalah yang dihadapinya.
            Kisah hidup seorang penyelam utama Angkatan Laut Amerika yang bernama Carl Brashear menjadi inspirasi dan kisah nyata tentang seseorang yang memiliki kekuatan mental yang luar biasa. Dia adalah orang negro pertama yang berhasil menjadi penyelam utama di AL Amerika, disaat sikap rasialis masih mendominasi di sana. Dalam perjuangannya menjadi seorang penyelam utama, dia mendapatkan diskriminasi yang luar biasa. Dia dihina, direndahkan, dikucilkan, bahkan dia tidak diberi penghargaan padahal dia telah menyelamatkan seorang penyelam yang hampir mati, justru temannya yang berkulit putih yang melarikan diri ketika proses penyelamatan itu karena takut mati, yang akhirnya diberi penghargaan. Tapi sikap diskriminatif itu tidak membuatnya lemah dan frustasi. Justru ketika semua orang merendahkan dan melemahkan bahwa dia tidak akan mampu menjadi seorang penyelam utama, Carl brashear menjadi semakin termotivasi untuk membuktikan bahwa dia bisa.
            Sikap diskriminatif dan penghinaan tidak berhenti diterimanya, ketika menempuh ujian akhir untuk menjadi penyelam utama, yaitu memasang peralatan didalam air dalam kondisi menyelam, pelatihnya justru membuang dan mencerai-beraikan kunci yang digunakan untuk memasang kembali peralatan itu. Tapi carl brasher memiliki kekuatan mental yang luar biasa, walau berjam-jam dan kedinginan didasar laut, dia tidak berhenti mencari kunci, baut dan mor yang sudah diserakkan oleh pelatihnya. Selama hamper 10 jam dia berada didasar laut, dari pagi sampai malam hari dia tidak menyerah untuk terus mencari, dengan tekad dia harus lulus ujian. Akhirnya dia berhasil, setelah perjuangan yang melelahkan. Inilah akibat dia kekuatan mental yang luar biasa.
Kekuatan Fisik
Kekuatan fisik adalah bekal dan modal bagi kekuatan lainnya. Tanpa kesehatan dan kekuatan fisik maka kekuatan lainnya akan ikut lemah dan tidak berdaya. Katakanlah kita adalah orang yang cerdas spiritual, tapi jika tubuh kita sakit-sakitan dan lemah maka kita akan terganggu beribadah. Begitu juga kalau kita cerdas intelektual, jika tubuh kita sakit dan lemah maka kita akan kesulitan belajar dan berkarya. Fisik ibarat rumah, yang menjadi tempat bersemayamnya semua kekuatan dan potensi tadi. Kalau rumahnya rusak atau bocor maka perabotan dan alat elektronik yang canggih dalam rumah itu akan hancur dan cepat rusaknya, minimal terganggu kerjanya
Banyak orang yang tertipu dengan kondisi fisik yang sehat hari ini sehingga lupa menjaga dan memeliharanya, sehingga suatu ketika dia sakit dan bisa menjadi kronis saat itu baru menyesalinya. Maka mencegah lebih baik daripada mengobati dalam konteks menjaga fisik dan kesehatan kita
Walaupun sebenarnya fisik bukan segala-galanya, atau bukan penghalang untuk sukses. Sebagai contoh banyak orang yang lemah secara fisik seperti buta, tuli, lumpuh dan bisu tetap mampu berkarya dan menjadi luar biasa. Misalnya Hellen Keller adalah seorang wanita tuli, buta dan bisu, tapi tetap mampu menghasilkan karya-karya yang besar serta berhasil lulus dari Harvard University, yaitu Universitas No 1 didunia hari ini. Hirotada Ototake kedua tangan dan kakinya tidak ada, tapi mampu menulis dengan mulutnya sehingga menjadi penulis terkenal. John Foppe tidak punya kedua tangan karena cacat dari lahir, tapi mampu tamat kuliah dan jadi motivator sukses. Prof Stephen Hawkings, lumpuh seluruh tubuhnya, tapi mampu meraih hadiah Nobel Fisika. Dan banyak lagi kisah sukses lainnya dari orang-orang yang terbatas anggota tubuhnya. Untuk membangun kekuatan fisik maka kita harus mau melakukan hal-hal sebagai berikut
1.      Makan makanan yang bergizi dan seimbang secara teratur. Menghindarkan makan secara berlebihan sehingga menyebabkan kegemukan atau makan makanan yang berbahaya dan mengandung alcohol, pengawet, pewarna dan zat adiktif lainya yang dapat menjadi racun bagi tubuh
2.      Istirahat dengan teratur. Menjaga agar tidak tidur terlalu cepat atau terlalu lama. Apalagi begadang malam, yang menurut penelitian membiasakan/sering tidur terlalu larut dapat menjadi pemicu utama kanker hati. Tidur yang normal antara 6 – 8 jam. Dan sebaiknya tidur paling lambat jam 11 malam. Sebaiknya pula diusahakan tidur siang antara 30 menit sampai 2 jam
3.      Olahraga secara teratur, baik olahraga ringan ataupun berat. Olahraga dapat melancarkan peredaran darah, membakar gula dan lemak berlebih dalam tubuh, membakar kolesterol jahat, memperlancar suplai oksigen serta merangsang kerja otak. Jadi olahraga dapat membuat kita menjadi lebih cerdas dan sehat. Penulis punya pengalaman terhadap manfaat olahraga ini. Dulu penulis mengalami kelebihan berat badan, namun setelah rutin olahraga 2 x seminggu, maka berat badan dapat kembali stabil. Tubuhpun terasa lebih segar dan stamina lebih kuat, sehingga aktivitas dan kerja menjadi lebih lancar.
4.      Minum air putih dalam jumlah yang cukup sehingga tidak dehidrasi dan memperlancar kerja ginjal, rata-rata 8 liter sehari.
5.      Menjaga kebersihan lingkungan dari kotoran ataupun sampah. Menjaga kebersihan tangan dan anggota tubuh
Lima kekuatan ini adalah penyangga dan pondasi untuk memiliki etos kerja sukses. ketika kita mampu membangkitkan 5 kekuatan tersebut sekaligus memiliki etos kerja sukses, maka kita akan meraih sukses yang kita inginkan, karena secara umum penulis menyimpulkan hanya ada 3 Rahasia utama dan sederhana untuk sukses tersebut  antara lain :  
1.      Mengetahui strategi dan cara untuk sukses
2.      Mampu membangkitkan potensi dan kekuatan untuk sukses ( spiritual, emosional, mental, intelektual dan fisik)
3.      Memiliki etos kerja sukses dan bertindak sesuai dengan cara dan rencana yang sudah dibuat.
Inilah kunci untuk meraih sukses tersebut. Pertama, kita harus mengetahui cara dan ilmu untuk sukses. kita harus mau belajar dari pengalaman orang yang sudah meraih sukses tersebut. Karena siapa yang tidak mau belajar akan gagal. Kedua, setelah belajar tentang cara untuk sukses kita harus membangkitkan 5 kekuatan dahsyat dalam diri kita sebagai bekal sukses tersebut. Dan ketiga, bertindaklah dengan 9 etos kerja sukses yang telah miliki dan kembangkan dalam buku ini yang merupakan pengembangan dan aplikasi dari 5 Kekuatan yang dimiliki manusia diatas, yaitu dengan kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, kerja puas, kerja kualitas, kerja tunta, kerja selaras, kerja integritas, dan kerja aktualitas yang akan kita dijelaskan lebih lanjut. Semoga bermanfaat. Salam sukses sejati.

Tidak ada komentar:

CONSISTENT TO SUCCESS

CONSISTENT TO SUCCESS