Total Tayangan Halaman
Minggu, 22 Maret 2009
BERANI GAGAL
Sabtu, 29 November 2008
MEMBACALAH
Oleh Boy Hadi Kurniawan
Banyak hal yang tidak kita ketahui didunia ini. Ilmu dan pengetahuan terus berkembang setiap hari, jam bahkan detik. Manusia berhasil menemukan hal-hal baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ketika suatu penemuan baru ditemukan maka diiringi oleh inovasi terhadap penemuan itu menghasilkan lagi sebuah karya. Manusia berlomba-lomba untuk terus menggali, meneliti dan mencari ilmu. Ribuan dan bahkan telah jutaan eksperimen dilakukan untuk membuktikan sebuah teori. Teori-teori ilmu pengetahuan itu yang telah teruji disimpan dalam sebuah benda yang bernama “buku”.
Relitas yang ada banyak orang yang jauh dari buku.Sedikit orang yang mau untuk komitmen menuntut ilmu dengan membaca buku.
Membaca adalah aktivitas latihan bagi otak kita untuk menganalisa, mamahami dan mengingat setiap informasi, ungkapan, ide dan perkataan yang terdapat dalam sebuah buku. Membaca berarti kita mengambil banyak manfaat : berikut adalah manfaat-manfaat membaca :
Pertama, wawasan kita bertambah luas. Kedua, melatih daya ingat, konsentrasi, analisa dan kecepatan pemahaman kita. Ketiga, dapat mengenal cara berpikir dari orang lain. Keempat, mendapatkan informasi-informasi baru yang belum diketahui oleh banyak orang. Kelima, menembah motivasi untuk juga sukses
Penyebab lemahnya kemauan membaca : Pertama, tidak menyadari manfaat membaca. Kedua, lemahnya kemauan membaca, Ketiga, tidak memiliki arahan apa yang mesti dibaca dan apa yang dibutuhkan.
MEMBUKA MATA
Oleh Boy Hadi Kurniawan
Banyak hal dalam hidup ini yang berada diluar jangkauan kita. Ilmu pengetahuan dan tekhnologi berkembang dengan cepat tanpa memberi kesempatan kita untuk mengikutinya. Kita memang tidak bisa menjadi tahu segalanya. Karena kita adalah manusia yang penuh dengan kelemahan dan keterbatasan. Namun apakah akan kita biarkan diri kita terus tertinggal?. Tentu saja tidak!. Karena kalau “iya” kita akan menjadi gagap melihat dunia dengan serba ketidak tahuan. Apalagi saat ini dunia begitu kejam dengan manusianya. Yang mau saja menindas siapa saja yang lemah dan berpotensi untuk ditindas.
Oleh karena itu ada satu cara yang patut dipertimbangkan untuk mengatasi itu. Adalah dengan ’membuka mata’. Membuka mata berarti kemauan untuk melihat dunia dan segala isinya. Mengambil manfaat darinya. Bukankah dalam Al Qur’an kita disuruh untuk memikirkan tentang segala yang ada dialam semesta ini untuk membuat kita semakin paham akan hakikat dan menjadi orang yang berpengetahuan. Derajat orang yang berilmu tentu akan lebih tinggi. Dengan ilmu orang bisa membangun sekaligus merusak. Ibarat pisau dia akan baik kalau pemakainya adalah orang yang juga baik. Sekarang yang dibutuhkan adalah orang yang baik, karena sudah banyaknya orang yang jahat. Oleh karena itu marilah membuka mata terhadap kebenaran.
Membuka mata juga berarti kemauan kita untuk terus membaca dan membaca. Sudah berapa banyak buku yang kita tamatkan?. Terserah buku apa saja asalkan bukan buku porno dan bukan buku yang mengajar manusia untuk membuang moralitas, kebenaran dan mendustai nurani. Manakah yang lebih banyak waktu kita yang dihabiskan untuk bermain, ngobrol ngalur ngidul, tidur, jalan-jalan yag tidak jelas ujung pangkalnya dan seabreg kegiatan lain yang hanya memberikan kesenangan semu. Bukannya itu tidak boleh, tapi porsinya dan kadarnya harus seimbang. Dahulukan apa yang semestinya didahulukan. Bukankah waktu itu sangat berharga. Bukankah setiap waktu yang tidak dimanfaat dengan baik bisa berujung penyesalan.
Banyak hal yang kita bisa dapatkan dari membaca. Buku bisa menjadi teman yang baik kalau kita mau mencintainya.
CONSISTENT TO SUCCESS
