Total Tayangan Halaman

Senin, 25 Januari 2010

“DAHSYATNYA ENERGI CINTA”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Cinta adalah salah satu pendorong dan motivasi terbesar manusia untuk melakukan sesuatu untuk dan demi yang dicintainya. Banyak kisah yang menggambarkan bagaimana dahsyatnya kekuatan cinta. Reza M Syarief dalam bukunya Motivation Intelligence, mengatakan bahwa cinta berada pada tangga paling puncak dari motivasi. Dia mengatakan ada orang yang termotivasi karena rasa takut, yaitu takut miskin, takut gagal, atau takut dihina orang lain. Ada juga orang termotivasi karena imitasi atau ikut-ikutan orang lain. Ketika orang lain semangat maka dia semangat juga, sebaliknya jika orang lain lemah maka dia ikut-ikutan lemah. Kemudian ada juga orang termotivasi karena kebanggaan atau pride, yaitu orang yang ingin meraih kebanggan dan prestasi sehingga dia mau melakukan sesuatu dan mengerahkan upayanya untuk melakukan itu.
Namun puncak dari motivasi adalah orang yang melakukan perbuatan karena didorong oleh rasa cinta yang mendalam sehingga, kecintaan itu menjadi obsesi dan kerinduan baginya untuk mencapainya. Sebagai contoh jika seseorang sudah sampai pada tahap tertinggi yaitu mencintai profesi yang digelutinya, maka siang dan malam, dibayar atau tidak dibayar, susah ataupun senang maka dia akan melakukan pekerjaan yang disukainya itu. Dapat dipastikan efek dari kecintaannya terhadap profesi tersebut, dapat menjadikan dia ahli dalam bidang yang bersangkutan.

“THE POWER OF IKHLAS”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Pernahkah anda sudah capek bekerja. Kemudian hasil pekerjaan anda tidak dihargai, bahkan dikritik?. Pernahkah anda membantu orang lain? Tapi orang itu berterima kasih sebentar, tapi kemudian begitu cepatnya dia melupakan kebaikan anda, bahkan kemudian dia bersikap tidak baik dan kurang menghormati anda?
Pernahkah anda melihat seseorang berbuat kebaikan kepada orang lain?. Tapi ternyata di balik kebaikannya tersimpan suatu maksud tersembunyi yang sebenarnya tidak baik. Seperti Kisah Siti Nurbaya dan Datuk Maringgih yang akan memperistrinya. Datuk Maringgih berlagak sebagai orang baik yang membantu Ayah Siti Nurbaya yang sedang kesulitan ekonomi. Tapi rupanya bantuan itu hanyalah kedok untuk memaksa Ayah Siti Nurbaya mau mengawinkan anaknya dengan Datuk Maringgih yang sudah tua dan beristri banyak.
Atau pernahkan anda melihat seseorang yang bekerja pada suatu tempat, tapi kemudian ditempat itu dia kemudian mencuri, menggelapkan uang bahkan tega menghabisi orang yang telah berbuat kebaikan dan menggajinya.?
Atau pernahkah anda mendengar atau melihat, seseorang yang kehilangan anggota keluarga yang dia cintai namun dia tidak bisa menerima kenyataan itu sehingga terus menerus jadi pikiran dan larut dalam kesedihan, sehingga akhirnya orang tersebut kehilangan semangat hidup bahkan ada yang sakit kemudian meninggal, dan bahkan ada yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

THE POWER OF ACTION

Boy Hadi Kurniawan
Setiap kita pasti mempunyai banyak ide dan gagasan. Akan tetapi kebanyakan dari ide dan gagasan itu akhirnya tidak bernilai karena kita tidak pernah merealisasikannya. Inilah perbedaan orang yang berhasil dengan orang yang gagal. Orang yang berhasil memiliki ide dan gagasan kemudian dia merealisasikannya, sementara orang gagal punya ide dan gagasan tapi hanya memikirkannya.
Ada sebuah pertanyaan yang perlu kita jawab. Apa penyebab seseorang tenggelam?kebanyakan dari kita akan menjawab karena tidak bisa berenang. Jawabannya bukan itu. Orang tenggelam karena dia tidak bergerak, bukan karena tidak bisa berenang. Sebagai contoh seperti ini ; masukan air ke bak mandi setinggi 10 cm saja, kemudian kita menyelam dalam bak itu selama 30 menit, tanpa bergerak. Apa yang terjadi? Ya kita akan mati. Inilah penyebab kegagalan karena kita tidak bergerak. Bukan karena tidak bisa, tidak mampu atau tidak mungkin, tapi karena tidak bergerak.

SELF CONCEPT FOR SUCCESS

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Setiap kita harus mampu mengenali diri kita sendiri. Mengenali hal-hal yang kita sukai dan yang tidak kita sukai, mengetahui sifat-sifat baik maupun yang kurang baik dari diri kita, kelemahan dan kekuatan kita, kelebihan dan kekurangan kita. Kenapa kita harus mengenali diri kita? Pertama, karena diri kita memiliki berbagai macam potensi yang jika kita ketahui cara menggunakannya, potensi itu akan membawa manfaat yang besar bagi diri kita maupun orang lain. Kedua, kita akan mampu mengontrol diri kita dan memanajemen hidup kita dengan mengoptimalkan penerapan sifa-sifat positif dan meminimalisir sifat-sifat negative kita. Ketiga, kita akan mampu menggunakan potensi yang kita miliki untuk mencapai kesuksesan.
Apa makna dari konsep diri? Konsep diri adalah cara pandang kita terhadap diri kita sendiri. Bagaimana kita melihat diri kita dari sisi kelebihan dan kekurangannya..
Konsep diri juga berarti merencanakan diri kita yang meliputi visi hidup kita, misi hidup kita, strategi hidup kita untuk mencapai visi dan misi, program kerja dan time schedule kehidupan kita. Termasuk juga prinsip-prinsip, filosofi dan nilai-nilai ideologis yang menjadi landasan utama kita dalam menyusun konsep diri kita masing-masing.

MENGALAHKAN PENGHALANG KESUKSESAN

Oleh : Boy Hadi Kurniawan
Perjuangan untuk meraih kesuksesan pastilah menghadapi tantangan dan halangan. Tantangan itu terdiri dari 2 hal. Pertama, tantangan atau penghalang yang muncul dari diri sendiri. Kedua, tantangan atau penghalang dari luar diri. Manakah yang lebih berbahaya? Tantangan yang lebih berbahaya adalah yang datang dari diri kita sendiri. Tantangan atau penghalang yang muncul dari diri sendiri adalah penghalang yang tidak kelihatan, akan tetapi dia menjadi musuh dalam selimut, yang secara diam-diam dan perlahan bisa menghancurkan diri kita. Dia adalah karakter, sifat maupun perilaku kita yang menghalangi kita untuk meraih sukses. Terkait dengan cara kita berpikir, bertindak dan merasakan. Jika cara berpikir kita salah maka cara bertindak juga akan salah sehingga hasilnya juga akan salah.
Keberhasilan dan kegagalan kita memang ditentukan oleh karakter dan sifat kita. Dalam sebuah penelitian dikatakan 80 % orang dipecat dan kehilangan pekerjaannya bukan karena tidak memiliki pengetahuan dan skill, akan tetapi karena memiliki karakter, prilaku dan sifat yang jelek. Prilaku adalah penampakan luar dari kepribadian seseorang. Prilaku muncul dari karakter dan sifat yang ada pada bagian internal dari kepribadian manusia.

EMOTIONAL FOR SUCCES

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Dahulu orang menilai, bahwa kesuksesan itu tergantung pada kecerdasan intelektual (IQ). Seseorang yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi, diasumsi dan dipersepsikan akan menjadi orang yang sukses. tetapi kenyataan berkata lain, tidak semua orang yang ber IQ tinggi menjadi orang yang sukses. bahkan sangat banyak diantaranya yang menjadi criminal, menjadi penjahat, menjadi orang yang dibenci orang lain karena sikapnya yang menyakiti orang lain ataupun hanya sekedar menjadi pekerja atau staf biasa di Perusahaan dan instansi pemerintah. Lebih dari itu juga banyak yang menjadi pengangguran.
Berdasarkan hasil riset, pada tahun 1995, Daniel Goleman menulis sebuah buku yang berjudul Emotional Intelligence. Daniel goleman mengatakan, bahwa kesuksesan seseorang itu tidak ditentukan oleh IQ saja, tapi oleh kecerdasan emosional. Bahkan dia mengatakan 80 % kesuksesan ditentukan oleh Emotional Intelligence ini. Kecerdasan emosional ini adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan dan menggunakan kekuatan emosinya untuk mencapai tujuan hidup maupun dalam berinteraksi dengan orang lain.
Daniel Goleman mengatakan bahwa manusia memiliki otak emosional yang disebut amygdala. Otak emosional ini lebih kuat dari otak rasional, karena ketika otak emosional ini bekerja, maka dia akan membajak otak rasional. Sebagai contoh ketika seseorang sedang dicekam ketakutan saat itu otak emosionalnya bekerja, maka orang itu kehilangan kesadaran atau rasionalitasnya dalam mengambil tindakan. Oleh karena itu ketika otak emosional ini berhasil diberdayakan maka dia akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk mendorong otak rasional manusia. Salah satunya untuk memperkuat daya ingat atau memory manusia. Peristiwa atau kejadian yang kita ingat adalah peristiwa yang mempengaruhi kita secara emosional, baik ketika peristiwa itu terjadi kita merasa sedih, gembira, takut, marah ataupun senang. Otak kita akan bekerja dalam keadaan optimal ketika kita berada dalam keadaan gembira dan senang. Sebaliknya ketika kita dalam keadaan takut, tertekan atau cemas, saat itu otak kita tidak berfungsi dengan baik. Makanya salah satu teknik yang digunakan dalam quantum learning, untuk memiliki daya ingat super adalah mengaitkan hal yang ingin kita ingat dengan emosi kita. Artinya belajar akan mampu masuk kedalam memory jangka panjang jika berada dalam situasi emosi yang kondusif yaitu gembira dan senang. Konsep belajr dalam quantum learning yaitu “learning is fun”, atau belajar itu menyenangkan dan menggembirakan.

“DAHSYATNYA KESABARAN”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Dan Allah mencintai Orang-orang yang sabar QS Ali Imran: 146
Kehidupan kita tidak bisa dilepaskan dari persoalan, musibah ataupun kesulitan. Kehidupan ini juga tidak lepas dari godaan hawa nafsu dan ambisi yang dapat mengantarkan manusia pada perbuatan yang menyimpang dari jalur kebenaran. Banyak orang yang mengalami kegagalan, depresi, putus asa dalam menghadapi musibah dan kesulitan hidup, sehingga ada yang mengalami sakit jiwa bahkan ada yang bunuh diri. Banyak juga orang yang terjerumus pada perbuatan dosa dan salah seperti berzina, mengambil hak orang lain, memperkosa, korupsi, berselingkuh, kecanduan narkoba/minuman keras, bahkan sampai menghabisi nyawa orang lain. Kenapa hal ini terjadi? Kenapa manusia bisa lebih keji dan jahat daripada binatang?
Menurut penulis, semua itu disebabkan karena manusia itu tidak memiliki yang namanya “kesabaran”. Pada ayat di atas, kita melihat Allah mengatakan bahwa Ia mencintai orang-orang yang sabar. Hal ini menunjukkan betapa sifat sabar ini adalah sifat yang disukai bahkan dicintai oleh Allah dari kita hamba-Nya. Imam Ibnul Qayyim dalam buku Madarijus Salikin mengutip dari Imam Ahmad mengatakan, bahwa 90 kali Allah mengulangi tentang sabar ini dalam al qur’an. Syaikh Yusuf al Qardhawi dalam bukunya “Sabar” mengatakan bahwa sabar ini adalah akhlak yang paling utama dan paling banyak disebut Allah dalam Al Qur’an.
Kita akan mencoba membahas dan mengkaji, apa keunggulan dan kehebatan yang dimiliki oleh seseorang jika dia memiliki sikap sabar ini yang akan mengantarkannya pada kesuksesan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Pada ayat yang lain Allah mengatakan orang-orang yang sabar itu adalah orang yang akan memperoleh kemenangan “Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang”. QS al Mukminuun : 111.

“SELF MANAGEMENT FOR EXCELLENT LIFE”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Setiap kita memerlukan penataan dan pengelolaan dalam kehidupan ini. Karena banyak kegiatan yang kita lakukan sementara waktu yang kita miliki kadangkala tidak mencukupi untuk melakukan semua kegiatan tersebut. Oleh karena itu kita memerlukan “Manajemen Diri’.
Manajemen diri adalah sebuah seni dan usaha untuk menata diri kita dari aspek perencanaan diri (konsep diri), pengorganisasian diri dan evaluasi diri menurut waktu yang tersedia agar sesuai dengan yang kita cita-citakan.
Menurut Muhammad Abdul Jawwad, manajemen diri ini sangat penting karena ketika seseorang memanajemeni dirinya berarti dia selalu bersikap waspada, memiliki perencanaan yang jelas, dan selalu mengawasi diri sendiri, walaupun pada pelaksanaannya gagal dalam satu waktu dan berhasil pada kesempatan lain.
Sedangkan menurut Awadh bin Muhammad Al Qarni, sarat utama kesuksesan anda dalam kehidupan ini terletak pada keberhasilan menerapkan manajemen diri, dan bagaimana berinteraksi dengan diri sendiri secara efektif. Kegagalan anda berinteraksi dengan diri sendir akan mengakibatkan kegagalan dalam kehidupan ini.
Melakukan Manajemen Diri

“SELF DEVELOPMENT”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Setiap kita dilahirkan memiliki potensi yang besar. Kita memiliki otak yang memiliki kemampuan menyimpan informasi yang sangat besar, jika kita optimalkan fungsinya. Kita juga memiliki tubuh yang memiliki kekuatan luar biasa jika kita terus latih dan kembangkan. Masih banyak lagi potensi-potensi besar yang terpendam dalam diri kita. Cara memunculkannya adalah dengan terus melatih dan mengembangkan diri kita. Kita harus mempunyai perencanaan untuk pengembangan diri kita. Jika tidak maka potensi besar yang tersimpan dalam diri kita yang bermanfaat bagi diri kita maupun orang lain akan tersia-siakan begitu saja. Kuncinya adalah membuat konsep pengembangan diri kita. Pengembangan diri adalah sebuah usaha untuk menggali, membina, membangun dan meningkatkan potensi minat dan bakat dalam diri menjadi optimal dan menghasilkan karya-karya dan kekuatan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

“BERPIKIR DAN BERMIMPI”

Oleh Boy Hadi Kurniawan
Seorang manusia yang berpikir dan mengetahui cara berpikir selalu dapat mengalahkan sepuluh orang yang tidak berpikir dan tidak mengetahui cara berpikir.
(George Bernard Shaw, Sastrawan dan Filosof terkemuka Inggris)

Aku bercita-cita menjadi salah seorang penulis yang berpengaruh di Indonesia dalam 10 tahun kedepan. Sekaligus menjadi seorang pembicara public terkemuka di tingkat nasional. Untuk mewujudkan itu aku, harus berjuang dan bekerja keras. Mungkin ada sebagian orang yang menganggap impianku ini terlalu muluk, dan tinggi. Tapi tidak ada yang tidak mungkin didunia ini, selagi kita mau berusaha. Segala yang terjadi didunia ini, berawal dari sebuah impian dan pikiran. David J Schawrz menyatakan dalam bukunya The Magic of Thinking Big, jika anda ingin menjadi orang “besar” anda harus berani untuk berpikir dan berjiwa besar. Bryan Tracy juga mengatakan “jika anda ingin merubah hidup anda maka rubahlah cara berpikir anda”. Tapi memang impian dan pikiran saja tidak cukup kalau kita tidak bertindak.
Oleh karena itu, aku ingin sekali merampungkan buku yang sedang kutulis. Untuk mempersiapkan diri aku rajin dan komitmen membaca buku-buku yang relevan dengan itu. Memang luar biasa manfaat ilmu membaca cepat (speed reading) yang kupelajari, aku mampu membaca buku yang tebal dalam waktu singkat. Baca ide dan gagasannya, bukan baca kata-katanya. Prinsip ini sangat penting untuk meningkatkan kecepatan membaca.

CONSISTENT TO SUCCESS

CONSISTENT TO SUCCESS